Pengertian Brand Equity dan Langkah Membuatnya

Apa Itu Brand Equity? Ketahui Langkah Membuat dan Contoh Masalahnya. Ingin sich bangun usaha, tetapi takut kalah sama merk yang sudah lebih dulu populer…”. Kamu pesimis?

Kemungkinan, itu sebab Kamu belum mengenali brand equity. Hmmm? Apakah itu brand equity?

Brand equity ialah suatu hal yang membuat brand Kamu jauh lebih baik dibanding kampetitor.

Dengan mempunyai brand equity yang baik, mendahului keberhasilan brand tetangga bukan hal tidak mungkin.

Nah, semakin ingin tahu apakah itu brand equity dan kehebatannya? Tanpa lama, silahkan baca artikel berikut!

Pahami brand equity itu segampang mengenali jawaban Kamu saat penjaga warung menanyakan, “Ingin membeli mie instant mana yang, Kak?”

Dari contoh brand equity Indomie di atas, Kamu bisa pahami jika:

Brand equity ialah nilai plus yang perusahaan peroleh karena brand gampang dikenal dan terkesan dibanding merk pesaing.

Sesudah pahami pemahaman brand equity, kemungkinan Kamu ingin tahu apa faedahnya. Nah, kami telah mempersiapkan jawabnya di point selanjutnya

Brand Equity Manfaatnya

Brand equity ialah bukan mengenai mengantongi keuntungan secara instant, tetapi membuat jalinan periode panjang dengan customer.

Lebih detilnya, berikut faedah brand equity untuk usaha.

Memperoleh Kesetiaan Customer

Brand equity adalah langkah terhebat membuat kesetiaan konsumen setia.

Kemungkinan, Kamu punyai kenalan yang terus menggunakan ponsel dengan merk itu-itu saja walau banyak brand baru. Walau sebenarnya dari sisi feature dan harga, punyai pesaing cukup memikat.

Yup, kenyataannya, 59% orang cenderung pilih beli produk dari brand yang mereka yakin, lho. Konsumen nilai yang positif tentu saja memberikan keyakinan konsumen untuk setia pada brand kecintaan mereka.

Masih Laku Walau Harga Tinggi

Dengan brand equity, customer condong menepikan harga. Kesetiaan mereka tercipta atas landasan rasa yakin pada nilai brand.

Hingga, konsumen setia menyadari harga tinggi yang terpasang. Karena, mereka percaya hal itu tentu sesuai dengan kualitas yang dijajakan.

Contoh brand equity Apple cukup sebagai wakil ini. Tahun 2017, iPhone X yang dibandrol pada harga relatif tinggi, 14 juta rupiah, habis cuman dalam 10 menit saja.

Bahkan juga pada harga setinggi itu, orang masih ikhlas mengantre untuk mempunyai produk Apple itu.

Itu berarti, faedah brand equity cukup hebat kan?

Konsumen Retention Bertambah

Seorang yang pernah menggunakan ponsel Samsung umumnya memutus beli produk Samsung yang lain. TV, smart-watch, kulkas…

Berikut yang diberi nama Konsumen Retention, yakni usaha memberikan kepuasan customer hingga mereka pengin kembali beli produk kita.

Pengalaman positif akan satu produk memberikan keyakinan customer jika keluaran lain dari brand itu memberi kenyamanan yang serupa. Akhirnya, tidak boleh bingung jika konsumen ikhlas lakukan repeat order.

Keberadaan Perusahaan Semakin Kuat

Faedah brand equity selanjutnya, memperkokoh keberadaan perusahaan. Kesetiaan customer dan permintaan yang tetap mengucur tentu saja berpengaruh besar untuk keberlangsungan hidup perusahaan.

Tetapi, ini perlu diimbangi dengan meningkatkan produk dan service hingga tidak kecurian oleh pesaing.

Contoh Brand Equity

Ingin tahu produk apa yang mempunyai brand equity oke? Kami telah mempersiapkan beberapa brand equity dan misalnya.

Tehbotol Sosro

“Apa saja makanannya, minumnya?”

“Tehbotol Sosro~”

Yup, sesuai tagline-nya, kita dapat mendapati Tehbotol Sosro nyaris di seluruh tempat makan. Ingin itu di kantin, warung kaki lima, sampai restaurant.

Tanpa ada sadar, brand ini juga telah masuk di alam bawah sadar kita. Bahkan juga, brand equity punya pengaruh pada SEO, lho.

Faktanya, Google juga jadi ‘korbannya.’ Saat kami menulis kata ‘Teh botol’, Google langsung munculkan referensi semacam ini.

Kenyataannya, peraup Digital Populer Brand Award (IDPBA) ini mempunyai brand equity yang bagus. Hingga 62% semakin tinggi dari merk semacam yang lain.

Tentu saja, prestasi itu tidak terlepas dari peranan kualitas produk Tehbotol Sosro, kencangnya taktik pemasaran, distribusi produk rata, jumlahnya variasi, dan harga yang ramah untuk dompet tiap kelompok.

Jadi, tidaklah aneh semenjak tahun 1974 Tehbotol Sosro sukses kuasai pasar teh siap minum dan masih exist sampai saat ini.

Hansaplast

Waktu kulit Kamu lecet dan memerlukan plester cedera, apa yang umum Kamu ucapkan ke penjaga apotek?

“Mbak, ada Hansaplast tidak?”

Walau sebenarnya, sesungguhnya ada beberapa merk plester cedera yang lain, lho. Tetapi, plester cedera pertama yang Kamu mencari teruslah Hansaplast.

Contoh brand equity Hansaplast ini tercipta dari kemampuan brand awareness, brand gambar, dan brand kepercayaan yang kuat.

Hansaplast teratur meningkatkan variasi produknya hingga masih berkaitan dengan keperluan konsumen.

Brand awareness mereka terurus. Faktanya, Hansaplast kerap melangsungkan aktivitas yang menyertakan warga. Acara olahraga, sosial, dan banyak.

Google

Browser apa yang tersering Kamu pakai

Kami percaya, Kamu ialah satu antara empat miliar orang yang akan menjawab, “Google.”

Untuk siapa saja yang baru membangun usaha, kemungkinan terusik dengan anggapan, “Merk yang lahir lebih dulu tentu semakin banyak pecintanya lah.”

Tetapi, Google menunjukkan jika dengan mempunyai brand equity, memungkinkan untuk mendahului keberhasilan pesaing yang terlebih dahulu tampil.

Tentu saja, hal itu didukung oleh kualitas dan feature memikat Google. Seperti keterkaitan penelusuran, kecepatan menelusuri, dan terdapatnya bermacam produk multi-fungsi (Gmail, Google Docs, dan sebagainya).

Hasilnya, saat ini Google kuasai 90% market share mesin perayap di dunia. Browser ini memenangi penghargaan Overall Brand of The Year, lho.

5 Komponen Landasan Brand Equity

Serupa dengan konsumen journey, brand equity mempunyai roadmap alias stepnya. Key element brand equity ialah:

Brand Awareness

Yang pertama, brand awareness. Brand awareness membuat konsumen akrab akan satu produk/layanan hingga gampang mengingatnya.

Secara singkat, ini ialah periode ‘pedekate’ awalnya ke konsumen. Dapat dengan free trial, influencer pemasaran, dan taktik yang lain.

Brand Association

Waktu mengulas air mineral, brand apa yang pertamanya kali tampil dalam pikiran Kamu?

Kemungkinan, pemikiran Kamu segera lari ke Aqua. Masalahnya ingat brand ini tidak susah. Apa lagi ‘aqua’ sendiri adalah terjemahan dari kata ‘air’.

Nah, berikut yang diberi nama brand association, yakni saat brand dengan ide bersinergi hingga gampang nyantol di daya ingat.

Di tingkatan ini, calon konsumen mulai mengingat brand Kamu. Lebih jauh kembali, mereka mulai akan pelajari kualitas produk Kamu.

Perceived Quality

Selanjutnya, perceived quality.

Bagaimana pemahaman beberapa orang mengenai brand Kamu? Puaskah atau malah sedih?

Perceived quality kuat hubungannya dengan kesan-kesan konsumen setia pada produk/service. Untuk memperoleh kesan-kesan positif, Kamu  perlu perkuat kualitas dan konsumen pengalaman.

Brand Loyalty

Kualitas brand akan memantik kesetiaan pada diri customer. Karena, mereka telah yakin pada brand Kamu.

Ini bermakna, brand loyalty dan brand equity ialah dua hal yang tidak dipisahkan. Kesetiaan customer akan mengantarkan mereka pada brand equity yang bagus juga. Akhirnya, konsumen tidak gampang kabur ke lain brand.

Jalinan periode panjang dengan konsumen setia lebih tahan lama. Bila Kamu rilis beberapa produk baru, customer dengan suka hati pilih brand kecintaan mereka bukannya pesaing.

Propriety Brand Assets

Selanjutnya, propriety brand assets.

Tahukah Kamu kenapa Nokia, raja pasar ponsel, dapat roboh digilas pesaing?

Itu sebab Nokia menampik Android dan ngotot menjaga Windows. Walau sebenarnya, pemakai behaviour pemakai berbeda seiring berjalannya waktu hingga elastisitas brand dalam berkembang diperlukan.

Itu berarti, memperlebar brand asset penting dalam menjaga brand equity. Triknya dengan mempunyai hak paten, merajut partnership, dan teratur melahirkan pengembangan baru.

3+ Langkah Membuat Brand Equity

Brand equity ialah suatu hal yang penting diupayakan. Tanpa ada usaha apa saja, cukup susah memperoleh brand equity yang bagus.

Langkah membuat brand equity ialah:

Buat Produk yang Kuat

Siapa orang yang akan beli produk dari brand Kamu? Kenapa mereka memerlukannya? Apa yang membuat konsumen ingat brand Kamu?

Yakinkan Kamu dapat menjawab pertanyaan di atas saat sebelum mengeluarkan produk. Gampangannya, anggaplah brand Kamu selaku manusia. Ia harus mempunyai:

– Figur  representasi sasaran konsumen setia yang dicari. Meliputi demografis, sikap, dan lain-lain;
– Brand story  cerita berkenaan satu brand. Riwayat, arah, nilai, dan banyak.

Figur dan brand story yang kuat dan sama sasaran pasar akan mengakrabkan customer dengan brand. Kita dapat pelajari contoh brand equity Apple.

Apple konsentrasi dengan niche market-nya, yakni computer dan handphone. Lain dengan Samsung yang mengarah elektronik rumah tangga (kulkas, kompor, dan lain-lain).

Untuk sasaran pasarnya, Apple membuat produknya supaya sesuai keperluan beberapa orang berumur relatif masak (25 sampai 44 tahun) dan kelompok profesional.

Rerata, beberapa orang di bentang umur itu mulai mapan hingga tidak berkeberatan beli produk pada harga premium. Harga itu juga sesuai sarana menawan yang Apple janjikan.

Tes Coba Produk ke Sasaran Pasar

Apa produk Kamu menjawab keperluan sasaran pasar?

Langkah mengenali jawabnya yakni dengan lakukan product testing. Ini hal yang harus Kamu kerjakan saat sebelum mengeluarkan produk.

Bahkan juga perusahaan sekelas Apple lakukan testing pada semua produknya, lho.

Apple mempunyai team spesial untuk product tester. Disamping itu, Apple buka pintu ke khalayak untuk mencoba software versus beta. Triknya yakni dengan tergabung ke Apple Seed.

Dengan lakukan eksperimen, Kamu akan mendapatkan banyak kritikan anjuran untuk menilai produk. Tentunya, pembaruan ini sanggup memperhitungkan bad konsumen pengalaman dan ketidakberhasilan produk.

Kerjakan Taktik Pemasaran yang Efisien

Dengan apa produk Kamu mencapai konsumen? Bagaimanakah cara memberikan keyakinan konsumen jika brand Kamu ialah opsi yang terhebat?

Tentu saja, membuat taktik pemasaran ialah PR yang harus ditangani. Silahkan kita sesaat melihat taktik pemasaran Apple.

#1 Community Pemasaran

Community Pemasaran yakni taktik pemasaran di mana perusahaan terjebak aktif dengan komunitasnya. Seperti Apple yang sediakan Apple Suport Communities.

Komunitas akan dekatkan brand dengan konsumen. Apple sendiri manfaatkan komune selaku ruangan dialog antar konsumen. Anggota dapat sama-sama melempar tema, pertanyaan, dan insight berkenaan semua produk Apple atau perubahan tehnologi. Tetapi, lebih baik kembali bila ada gathering atau workshop spesial hingga konsumen dapat berasa lebih engaged.

Dengan Community Pemasaran yang bagus, konsumen atau aktor usaha sama memperoleh untung. Wacana konsumen makin lebih luas dan terbaru. Sedang untuk aktor usaha, brand awareness akan bertambah.

#2 Menghindar Perang Harga

Mungkin seluruh orang sudah mengetahui, Apple tak pernah jatuhkan harga produknya untuk memenangi perang di antara pesaing.

Perang harga dapat menjala konsumen secara masif, tetapi beberapa besarnya peluang cuman konsumen sebentar.

Saat ada pesaing yang tawarkan produk pada harga lebih miring, tanpa ada berpikir panjang mereka akan beralih brand.

Nah bukannya perang harga, Apple lebih konsentrasi menjaga nilai premiumnya, mutunya, dan feature dan faedah produk.

Dampaknya untuk konsumen, keperluan mereka masih terjawab sekalian ada rasa senang sebab bisa mempunyai produk Apple.

#3 Membuat Web yang Sederhana

Apple jadikan web selaku etalase online-nya. Beberapa orang dari bermacam penjuru dunia juga dapat melihatnya.

Silahkan kita menyaksikan web Apple.

Penampilan web Apple termasuk lumayan minimalis sekalian user-friendly. Pengunjung dapat dengan gampang menelusuri web dan tangkap info penting sekitar referensi produk, variasi, feature, dan sebagainya.

Tidak lupa, Apple menempatkan tombol CTA di status yang vital. Tentu saja, ini mempermudah pemakai saat pengin selekasnya lakukan pembelian.

#4 Membuat Copywriting yang Menarik

The future of health is on your wrist. (Apple Watch)

New guts. More glory. (Mac Mini)

Sama seperti yang Kamu baca, copywriting Apple cukup irit tetapi masih menarik.

Semua feature diringkas ke dalam beberapa patah kata yang memikat. Dalam sekali baca, calon konsumen juga dapat mengenali faedah produk itu.

Tambahkan Konsumen Pengalaman

Langkah membuat brand equity selanjutnya yakni membuat konsumen pengalaman yang mengagumkan. Pengalaman ini meliputi produk sekalian servis konsumen.

Nampaknya, Apple tidak inginkan sedikit juga sela menghancurkan brand equity mereka. Sebab kecuali menyediakan feature produk yang menawan, Apple mempunyai nilai dalam jaga konsumen servis.

Faktanya, Apple mengaplikasikan konsep APPLE untuk menyongsong konsumen yang berkunjung Apple Store.

– A (Approach)  mendekati konsumen dengan hangat;
– P (Probe)  cari info keperluan konsumen dengan sopan;
– P (Present)  beri jalan keluar untuk customer;
– L (Listen)  dengar dan tuntaskan kecemasan konsumen berkenaan produk yang dijajakan;
– E (End)  mengakhiri pembicaraan dengan perpisahan yang bagus.

Dengan tingkatkan konsumen pengalaman, brand equity akan terbangun. Apa lagi bila disokong dengan ulasan review positif dan kemampuan word of mouth. Ditanggung, brand Kamu akan dipercayai dan jadi pujaan!

Bangun Brand Equity Untuk Usaha yang Lebih Konstan!

Brand equity ialah langkah baik memantapkan usaha. Mengaplikasikannya bermakna perpanjang napas perusahaan.

Tidak untuk memperoleh keuntungan singkat, brand equity sanggup menjala konsumen setia. Bahkan juga, konsumen lama bisa juga datangkan konsumen setia-pelanggan baru.

Walau demikian, tidak boleh cuman gantungkan taktik pada brand equity saja, ya. Kecuali membuat branding perusahaan, Kamu pun perlu perkuat digital branding dan digital pemasaran.

Digital branding ialah langkah membuat brand secara online. Baik lewat SEO, media sosial, email pemasaran, dan banyak. Dengan digital branding yang kuat, jalinan dengan audience juga semakin engaged.

Sedang digital pemasaran diperlukan untuk pasarkan produk lewat medium digital dan internet. Memakai taktik ini, omzet Kamu bisa bertambah secara efisien.

Nah, itu barusan bermacam panduan branding yang sanggup memperkokoh keberadaan usaha Kamu. Kata akhir, selamat mempraktikkan ya!

Bagikan

Leave a Comment